Recent Posts

Curhat di sela kesibukan

AARRRGGGHHH!!!!
SUMPAAHH!

LELAHH!

tp ENJOYY AJAA :D
hua hua huah..

aduh, udah lama banget gag ngetik ngetikin jari mosting sesuatu yg gak penting biar di anggap penting..
yeah! i miss my blogg so muchh so muchh veryy much!!
cupp cupp mwahh dah..
*sambil ngebenerin celana yg udah di tembusin selai strawbery disanna sini!*

kasuuusss!!!!
itu yg ada di otakku sekarang! bagaimana cara nyelesain laporan kasus yg uah ngedeketin titik akhir perjalanannya.
ni aj sambil ngobrak ngabrik lemari bukuku + lemari buku mama + lemari buku mbah google.
pokoknya besok kudu kelar n KONSUL!
*yah, konsul.. 1 kata yg teramat berat sepertinya ketika melihat dosen mencoret bagian2 yang salah.
yah namanya jg proses. kudu di terima lah.
drpd ak harus nnangis darah ngeliatnyaa. hha

selain laporan kasus,
begitu banyak hal yg menjejali otakku. seolah mereka sudah memiliki tempat khusus di otakku karna saking lamannya tak ku selesaikan.
ASKEB itu pun belum selesai jg. baru sekitar 30% yang ku kerjakan, begitu jauh dari standar. hmphh.
tapi itu bukan murni kesalahanku n bukan murni kesalahan orang tua ku *loh*

aduh, neh soft*x jalannya udah mulai gag bener..
permisii duluu dahh
mauu gantiii

dilanjutkan ngerjain kasus tentang "KETUBAN PECAH DINI"
mohon doanyaaa... :D

sammpaiii jumpaaa :*

MAKALAH PEKERJA SEKS KOMERSIAL

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Penyakit yang terjadi pada wanita yang berhubungan dengan alat reproduksinya sebagian besar kurang mendapat perhatian. Penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian penyakit menular ini semakin tinggi karena semakin bebasnya hubungan seksual. Dalam melakukan hubungan seksual sebagian remaja tidak terlindungi dari pengaruh lingkungan, sehingga menjadikan anak tersebut seorang pekerja seks komersial. Namun tidak menutup kemungkinan wanita-wanita yang status ekonominya rendah, ataupun ditinggal pasangannya menjadikan dia sebagai seorang pekerja seks komersial (PSK) lebih sering disebut pelacur. Atau kata yang lebih samar adalah kupu-kupu malam.
Di Indonesia berdasarkan analisis situasi yang dilakukan oleh seorang aktivis Hak-hak Anak, Mohammad Farid, pada tahun 1998, diperkirakan ada 40.000-70.000 anak-anak yang dilacurkan atau 30% dari jumlah PSK di Indonesia. UNDP mengestimasikan tahun 2003 di Indonesia terdapat 190 ribu hingga 270 ribu pekerja seksual komersial dengan 7 hingga 10 juta pelanggan.

B. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengetian dari pekerja seks komersial
2. Untuk mengetahui bagaimana pandangan agama terhadap pelacuran
3. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya seks bebas pada remaja.
4. Untuk mengetahui penyakit-penyakit akibat hubungan seks bebas
5. Untuk mengetahui pola pencegahan dan pengobatan penyakit menular seksual pada pekerja seks komersial

C. Manfaat
Makalah ini diharapkan agar dapt menjadi salah satu tambahan pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang terjadi akibat seks bebas terutama yang dapat terjadi pada pekerja seksual sehingga dapat memberi gambaran remaja agar tidak terjerumus.

BAB II
TINJAUAN TEORI


A. Pengertian Pekerja Seks Komersial

Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat, mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban, Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Sundal selain meresahkan juga mematikan, karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom.
Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Di kalangan masyarakat Indonesia, pelacuran dipandang negatif, dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering diangg

MAKALAH PEMBENGKAKAN PAYUDARA



Ø Pembengkakan Payudara
a)      Penyebab
Payudara bengkak disebabkan karena menyusui yang tidak kontinyu, sehingga sisa ASI terkumpul pada daerah duktus. Hal ini dapat terjadi pada hari ke tiga setelah melahirkan. Selain itu, penggunaan bra yang ketat serta keadaan puting susu yang tidak bersih dapat menyebabkan sumbatan pada duktus.
b)     Gejala
Perlu dibedakan antara payudara bengkak dengan payudara penuh. Pada payudara bengkak: payudara odem, sakit, puting susu kencang, kulit mengkilat walau tidak merah, dan ASI tidak keluar kemudian badan menjadi demam setelah 24 jam. Sedangkan pada payudara penuh: payudara terasa berat, panas dan keras. Bila ASI dikeluarkan tidak ada demam.

c)      Pencegahan
1.      Menyusui bayi segera setelah lahir dengan posisi dan perlekatan yang benar.
2.      Menyusui bayi tanpa jadwal (nir jadwal dan on demand).
3.      Keluarkan ASI dengan tangan/pompa bila produksi melebihi kebutuhan bayi.
4.      Jangan memberikan minuman lain pada bayi.
5.      Lakukan perawatan payudara pasca persalinan (masase, dan sebagainya).
d)     Penatalaksanaan
1.      Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lembek, sehingga lebih mudah memasukkannya ke dalam mulut bayi.
2.      Bila bayi belum dapat menyusu, ASI dikeluarkan dengan tangan atau pompa dan diberikan pada bayi dengan cangkir/sendok.
3.      Tetap mengeluarkan ASI sesering yang diperlukan sampai bendungan teratasi.
4.      Untuk mengurangi rasa sakit dapat diberi kompres hangat dan dingin.
5.      Bila ibu demam dapat diberikan obat penurun demam dan pengurang sakit.
6.      Lakukan pemijatan pada daerah payudara yang bengkak, bermanfaat untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI.
7.      Pada saat menyusui, sebaiknya ibu tetap rileks.
8.      Makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan perbanyak minum.

Ø Bendungan ASI
a)  Definisi
Bendungan air susu karena penyempitan duktus laktiferus atau oleh kelenjar-kelenjar tidak dikosongkan dengan sempurna atau karena kelainan pada puting susu, keluhan ibu adalah payudara bengkak, keras, panas, nyeri.

b)  Gejalanya
·         Payudara bengkak, keras, panas.
·         Nyeri bila ditekan
·         Warnanya kemerahan
·         Suhu tubuh sampai 38 c


        c)  Pencegahannya
·         Jangan dibersihkan dengan sabun
·         Gunakan teknik menyusui yang benar
·         Puting susu dan areola mamae harus selalu kering setelah selesai menyusui
·         Jangan pakai Bra yang tidak dapat menyerap keringat

d)     Penanganannya
     Sebaiknya selama hamil atau dua bulan terakhir dilakukan masase atau perawatan puting susu dan areola mamae untuk mencegah terjadinya puting susu kering dan mudah mencegah terjadinya payudara bengkak.

e)  Penatalaksanaan
• Mencegah terjadinya payudara bengkak
• Susukan bayi segera setelah lahir
• Susukan bayi tanpa dijadwal
• Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lembek
• Keluarkan ASI dengan tangan atau pompa bila produksi melebihi kebutuhan ASI
• Laksanakan perawatan payudara setelah melahirkan
• Untuk mengurangi rasa sakit pada payudara berikan kompres dingin
• Untuk memudahkan bayi menghisap atau menangkap puting susu berikan kompres sebelum menyusui
 • Untuk mengurangi bendungan di vena dan pembuluh getah bening dalam payudara lakukan pengurutan yang dimulai dari puting ke arah korpus mamae
• Ibu harus rileks
• Pijat leher dan punggung belakang

f)  Perawatan payudara
Payudara merupakan sumber yang akan menjadi makanan utama bagi anak. Karena itu jauh sebelumnya harus sesuai dengan pembesaran payudara yang sifatnya menyokong payudara dari bawah suspension bukan menekan dari depan.

Post by eka nurmawaty
sumber : berbagai sumber